JustPaste
HomeCategoriesAboutDonateContactTerms of UsePrivacy Policy
JustPaste

Free online notepad — write and share instantly

Navigate

  • Home
  • Timeline
  • Categories

Info

  • About
  • Donate
  • Contact

Legal

  • Terms of Use
  • Privacy Policy

© 2026 JustPaste.app. All rights reserved.

Made with ♥ by JustPaste

Untitled Page | JustPaste.app
2 days ago7 views
📄Other

WHO

A. Profil Demografis

Berdasarkan data survei:

Mayoritas responden adalah perempuan (64,3%)

Usia didominasi 18–24 tahun (71,4%) → kategori remaja akhir hingga dewasa muda

Status pekerjaan mayoritas pelajar/mahasiswa (71,4%)

Pendapatan dominan:

< Rp 3 juta

Sebagian Rp 3–5 juta

Kelompok ini termasuk low–middle income, price sensitive, dan aktif secara mobilitas.

B. Karakteristik Perilaku

Luka ringan dialami kadang-kadang hingga jarang (50% : 50%)

57,1% tidak selalu menyediakan plester

C. Psikografis (ini upgrade dari sekadar data)

Dari jawaban terbuka + pola pilihan:

Peduli terhadap kenyamanan luka dan rasa nyeri

Mulai aware terhadap:

keamanan bahan

produk farmasi yang lebih advanced (antibakteri, hydrogel, dll)

Memiliki kecenderungan:

ingin produk praktis

tidak ribet digunakan

Sangat mempertimbangkan:

harga terjangkau

value vs benefit

D. Segmentasi Pelanggan

Primary Market:
Mahasiswa/young adults (18–24 tahun) dengan aktivitas tinggi, membutuhkan solusi perawatan luka yang praktis, nyaman, dan terjangkau.

Secondary Market:

Pekerja muda

Ibu rumah tangga

Individu dengan aktivitas domestik (rentan luka bakar ringan)

THINK AND FEEL
A. Apa yang pelanggan pikirkan (Rasional)

  1. Kenyamanan adalah prioritas utama (57,1%)

Diikuti oleh:

Keamanan bahan (50%)

Kemudahan penggunaan (42,9%)

  1. Kecepatan penyembuhan (35,7%)

B. Apa yang pelanggan rasakan (Emosional)

Emosi negatif (dominan)

  1. Takut rasa perih saat plester dilepas

Tidak nyaman karena:

plester mudah lepas

  1. luka jadi lembap atau bau

Khawatir:

iritasi kulit

penyembuhan lama

Minder / kurang percaya diri (terutama untuk luka berbau)

  1. Emosi positif yang diharapkan

Ingin merasa:

nyaman saat digunakan

tidak sakit saat dilepas

  1. tenang karena luka terlindungi

Harapan:

luka cepat sembuh

  1. tidak meninggalkan bekas (belang)


3. SEE

A. Apa yang mereka lihat di pasar (kompetitor & produk)

Dari data kendala penggunaan:

57,1% mengalami perih saat plester dilepas

50% melihat plester mudah lepas saat kena air

42,9% mengalami masalah kelembapan luka tidak stabil

28,6% melihat desain tidak fleksibel

B. Apa yang mereka lihat dari fitur produk ideal

Dari preferensi fitur:

85,7% ingin waterproof tapi tetap breathable

  • 71,4% ingin:

cooling effect

antibakteri alami

C. Apa yang mereka lihat dari sisi harga

Mayoritas memilih harga:
→ Rp 15.000 – Rp 30.000

D. Apa yang mereka lihat dari tren

  • Mulai muncul awareness terhadap:

produk antibakteri

hydrogel / kelembapan luka

produk farmasi berbasis riset

  • Ada ekspektasi:

produk lebih canggih dari plester biasa

4. HEAR

A. Sumber informasi yang mempengaruhi pelanggan

Pelanggan tidak hanya dipengaruhi oleh pengalaman pribadi, tetapi juga oleh berbagai sumber eksternal, antara lain:

Lingkungan sosial (teman, keluarga, rekan kerja)
Percakapan sehari-hari sering membahas pengalaman menggunakan plester luka, terutama terkait ketidaknyamanan seperti rasa perih saat dilepas atau plester yang mudah lepas.

  • Tenaga kesehatan (dokter, apoteker, tenaga medis)
    Memberikan pengaruh dalam membentuk persepsi bahwa produk perawatan luka seharusnya:

aman

tidak menyebabkan iritasi

membantu proses penyembuhan secara optimal

Media sosial dan platform digital
Konten edukasi kesehatan, review produk, serta pengalaman pengguna lain membentuk ekspektasi terhadap produk yang lebih modern, seperti plester berbasis hydrogel atau dengan kandungan antibakteri.

  • Iklan dan branding produk kesehatan
    Banyak produk di pasaran mengklaim:

“cepat sembuh”

“antibakteri”

“nyaman digunakan”
sehingga pelanggan terbiasa mendengar standar klaim tersebut.

B. Apa yang sebenarnya “didengar” pelanggan (makna tersirat)

Dari berbagai sumber tersebut, pelanggan secara tidak langsung menyerap pesan bahwa:

Produk plester luka tidak boleh menambah rasa sakit

Produk harus lebih dari sekadar penutup luka

  • Harus ada nilai tambah seperti:

perlindungan dari infeksi

kenyamanan penggunaan

efektivitas penyembuhan

C. Narasi yang berkembang di masyarakat (insight eksternal)

Jika dikaitkan dengan tren industri kesehatan saat ini:

  • Masyarakat mulai terbiasa dengan konsep:

“advanced wound care” (perawatan luka modern)

penggunaan hydrogel / moist wound healing

  • Ada pergeseran dari:

plester konvensional → ke produk yang lebih medis & inovatif

  • Konsumen juga mulai mendengar tentang:

produk berbahan alami / biodegradable

keamanan jangka panjang pada kulit

SAY AND DO

A. Apa yang pelanggan katakan (Say)

Pelanggan secara eksplisit menyampaikan bahwa mereka:

  • Menginginkan plester yang:

tidak perih saat dilepas

nyaman digunakan

mempercepat penyembuhan luka

  • Mengeluhkan produk saat ini:

“plester sering bikin sakit”

“tidak nyaman”

  • Mengharapkan:

produk yang lebih efektif dari plester biasa

harga tetap terjangkau dan bisa diakses semua kalangan

B. Apa yang pelanggan lakukan (Do)

Dari data kebiasaan dan perilaku:

  • Penggunaan plester bersifat:

situasional (tidak rutin)

  • Sebagian besar:

tidak selalu menyediakan plester (57,1%)

C. Gap antara “Say” dan “Do”

  • Pelanggan cenderung:

membeli produk berdasarkan kebutuhan mendadak

  • memilih produk yang:

mudah digunakan

cepat diaplikasikan

  • Ada kecenderungan:

mencoba berbagai produk untuk mencari yang paling nyaman

Tidak loyal terhadap satu merek (karena belum ada yang benar-benar memuaskan)

6. PAIN

A. Masalah utama dari data

57,1% mengalami perih saat plester dilepas

50% plester mudah lepas saat terkena air

42,9% masalah kelembapan luka (terlalu lembap / terlalu kering)

21,4% mengalami iritasi kulit akibat perekat

28,6% desain tidak fleksibel

B. Pain dari jawaban terbuka

Dari responden, muncul masalah yang lebih spesifik:

Rasa sakit saat melepas plester

Luka tidak sembuh optimal

  • Takut:

iritasi

infeksi

Tidak nyaman digunakan dalam waktu lama

Kurangnya variasi ukuran dan fleksibilitas

  • Kekhawatiran terhadap:

bahan kimia

efek pada kulit

7. GAIN

A. Harapan utama (berdasarkan data GForm langsung)

Dari jawaban responden, pelanggan menginginkan plester yang:

1. Kenyamanan maksimal

Tidak menimbulkan rasa sakit saat dilepas

Nyaman digunakan dalam waktu lama

Tidak menyebabkan iritasi

2. Efektivitas penyembuhan luka

Mempercepat penyembuhan

Mencegah infeksi

Menjaga kelembapan luka secara optimal

cocok untuk luka bakar dan luka diabetes

memiliki daya serap yang baik

3. Fitur inovatif yang diinginkan

Dari kombinasi pilihan & saran:

Cooling effect (mengurangi perih)

Antibakteri alami

Waterproof tapi breathable

Transparan untuk monitoring luka

4. Desain & fleksibilitas

Dari saran langsung:

Tersedia berbagai ukuran

Fleksibel untuk berbagai bagian tubuh

Mudah digunakan

5. Harga & aksesibilitas

Sangat dominan dari responden:

  • Harga harus:

terjangkau

bisa diakses semua kalangan

6. Keamanan & kualitas produk

Dari saran yang lebih “advanced”:

Tidak merusak jaringan luka saat dilepas

Sterilitas terjaga

Perlu uji stabilitas dan keamanan

Tidak menyebabkan alergi

B. Gain emosional

Selain fungsi, pelanggan juga ingin:

Merasa tenang saat menggunakan

Tidak takut luka memburuk

Lebih percaya diri (tidak bau, tidak terlihat buruk)

Tidak khawatir saat aktivitas (karena waterproof, aman)

← Back to timeline