WHO
A. Profil Demografis
Berdasarkan data survei:
Mayoritas responden adalah perempuan (64,3%)
Usia didominasi 18–24 tahun (71,4%) → kategori remaja akhir hingga dewasa muda
Status pekerjaan mayoritas pelajar/mahasiswa (71,4%)
Pendapatan dominan:
< Rp 3 juta
Sebagian Rp 3–5 juta
Kelompok ini termasuk low–middle income, price sensitive, dan aktif secara mobilitas.
B. Karakteristik Perilaku
Luka ringan dialami kadang-kadang hingga jarang (50% : 50%)
57,1% tidak selalu menyediakan plester
C. Psikografis (ini upgrade dari sekadar data)
Dari jawaban terbuka + pola pilihan:
Peduli terhadap kenyamanan luka dan rasa nyeri
Mulai aware terhadap:
keamanan bahan
produk farmasi yang lebih advanced (antibakteri, hydrogel, dll)
Memiliki kecenderungan:
ingin produk praktis
tidak ribet digunakan
Sangat mempertimbangkan:
harga terjangkau
value vs benefit
D. Segmentasi Pelanggan
Primary Market:
Mahasiswa/young adults (18–24 tahun) dengan aktivitas tinggi, membutuhkan solusi perawatan luka yang praktis, nyaman, dan terjangkau.
Secondary Market:
Pekerja muda
Ibu rumah tangga
Individu dengan aktivitas domestik (rentan luka bakar ringan)
THINK AND FEEL
A. Apa yang pelanggan pikirkan (Rasional)
Kenyamanan adalah prioritas utama (57,1%)
Diikuti oleh:
Keamanan bahan (50%)
Kemudahan penggunaan (42,9%)
Kecepatan penyembuhan (35,7%)
B. Apa yang pelanggan rasakan (Emosional)
Emosi negatif (dominan)
Takut rasa perih saat plester dilepas
Tidak nyaman karena:
plester mudah lepas
luka jadi lembap atau bau
Khawatir:
iritasi kulit
penyembuhan lama
Minder / kurang percaya diri (terutama untuk luka berbau)
Emosi positif yang diharapkan
Ingin merasa:
nyaman saat digunakan
tidak sakit saat dilepas
tenang karena luka terlindungi
Harapan:
luka cepat sembuh
tidak meninggalkan bekas (belang)
3. SEE
A. Apa yang mereka lihat di pasar (kompetitor & produk)
Dari data kendala penggunaan:
57,1% mengalami perih saat plester dilepas
50% melihat plester mudah lepas saat kena air
42,9% mengalami masalah kelembapan luka tidak stabil
28,6% melihat desain tidak fleksibel
B. Apa yang mereka lihat dari fitur produk ideal
Dari preferensi fitur:
85,7% ingin waterproof tapi tetap breathable
71,4% ingin:
cooling effect
antibakteri alami
C. Apa yang mereka lihat dari sisi harga
Mayoritas memilih harga:
→ Rp 15.000 – Rp 30.000
D. Apa yang mereka lihat dari tren
Mulai muncul awareness terhadap:
produk antibakteri
hydrogel / kelembapan luka
produk farmasi berbasis riset
Ada ekspektasi:
produk lebih canggih dari plester biasa
4. HEAR
A. Sumber informasi yang mempengaruhi pelanggan
Pelanggan tidak hanya dipengaruhi oleh pengalaman pribadi, tetapi juga oleh berbagai sumber eksternal, antara lain:
Lingkungan sosial (teman, keluarga, rekan kerja)
Percakapan sehari-hari sering membahas pengalaman menggunakan plester luka, terutama terkait ketidaknyamanan seperti rasa perih saat dilepas atau plester yang mudah lepas.
Tenaga kesehatan (dokter, apoteker, tenaga medis)
Memberikan pengaruh dalam membentuk persepsi bahwa produk perawatan luka seharusnya:
aman
tidak menyebabkan iritasi
membantu proses penyembuhan secara optimal
Media sosial dan platform digital
Konten edukasi kesehatan, review produk, serta pengalaman pengguna lain membentuk ekspektasi terhadap produk yang lebih modern, seperti plester berbasis hydrogel atau dengan kandungan antibakteri.
Iklan dan branding produk kesehatan
Banyak produk di pasaran mengklaim:
“cepat sembuh”
“antibakteri”
“nyaman digunakan”
sehingga pelanggan terbiasa mendengar standar klaim tersebut.
B. Apa yang sebenarnya “didengar” pelanggan (makna tersirat)
Dari berbagai sumber tersebut, pelanggan secara tidak langsung menyerap pesan bahwa:
Produk plester luka tidak boleh menambah rasa sakit
Produk harus lebih dari sekadar penutup luka
Harus ada nilai tambah seperti:
perlindungan dari infeksi
kenyamanan penggunaan
efektivitas penyembuhan
C. Narasi yang berkembang di masyarakat (insight eksternal)
Jika dikaitkan dengan tren industri kesehatan saat ini:
Masyarakat mulai terbiasa dengan konsep:
“advanced wound care” (perawatan luka modern)
penggunaan hydrogel / moist wound healing
Ada pergeseran dari:
plester konvensional → ke produk yang lebih medis & inovatif
Konsumen juga mulai mendengar tentang:
produk berbahan alami / biodegradable
keamanan jangka panjang pada kulit
SAY AND DO
A. Apa yang pelanggan katakan (Say)
Pelanggan secara eksplisit menyampaikan bahwa mereka:
Menginginkan plester yang:
tidak perih saat dilepas
nyaman digunakan
mempercepat penyembuhan luka
Mengeluhkan produk saat ini:
“plester sering bikin sakit”
“tidak nyaman”
Mengharapkan:
produk yang lebih efektif dari plester biasa
harga tetap terjangkau dan bisa diakses semua kalangan
B. Apa yang pelanggan lakukan (Do)
Dari data kebiasaan dan perilaku:
Penggunaan plester bersifat:
situasional (tidak rutin)
Sebagian besar:
tidak selalu menyediakan plester (57,1%)
C. Gap antara “Say” dan “Do”
Pelanggan cenderung:
membeli produk berdasarkan kebutuhan mendadak
memilih produk yang:
mudah digunakan
cepat diaplikasikan
Ada kecenderungan:
mencoba berbagai produk untuk mencari yang paling nyaman
Tidak loyal terhadap satu merek (karena belum ada yang benar-benar memuaskan)
6. PAIN
A. Masalah utama dari data
57,1% mengalami perih saat plester dilepas
50% plester mudah lepas saat terkena air
42,9% masalah kelembapan luka (terlalu lembap / terlalu kering)
21,4% mengalami iritasi kulit akibat perekat
28,6% desain tidak fleksibel
B. Pain dari jawaban terbuka
Dari responden, muncul masalah yang lebih spesifik:
Rasa sakit saat melepas plester
Luka tidak sembuh optimal
Takut:
iritasi
infeksi
Tidak nyaman digunakan dalam waktu lama
Kurangnya variasi ukuran dan fleksibilitas
Kekhawatiran terhadap:
bahan kimia
efek pada kulit
7. GAIN
A. Harapan utama (berdasarkan data GForm langsung)
Dari jawaban responden, pelanggan menginginkan plester yang:
1. Kenyamanan maksimal
Tidak menimbulkan rasa sakit saat dilepas
Nyaman digunakan dalam waktu lama
Tidak menyebabkan iritasi
2. Efektivitas penyembuhan luka
Mempercepat penyembuhan
Mencegah infeksi
Menjaga kelembapan luka secara optimal
cocok untuk luka bakar dan luka diabetes
memiliki daya serap yang baik
3. Fitur inovatif yang diinginkan
Dari kombinasi pilihan & saran:
Cooling effect (mengurangi perih)
Antibakteri alami
Waterproof tapi breathable
Transparan untuk monitoring luka
4. Desain & fleksibilitas
Dari saran langsung:
Tersedia berbagai ukuran
Fleksibel untuk berbagai bagian tubuh
Mudah digunakan
5. Harga & aksesibilitas
Sangat dominan dari responden:
Harga harus:
terjangkau
bisa diakses semua kalangan
6. Keamanan & kualitas produk
Dari saran yang lebih “advanced”:
Tidak merusak jaringan luka saat dilepas
Sterilitas terjaga
Perlu uji stabilitas dan keamanan
Tidak menyebabkan alergi
B. Gain emosional
Selain fungsi, pelanggan juga ingin:
Merasa tenang saat menggunakan
Tidak takut luka memburuk
Lebih percaya diri (tidak bau, tidak terlihat buruk)
Tidak khawatir saat aktivitas (karena waterproof, aman)